SALTING SINEGA : Satu Dinding, Sejuta Cerita Dari Kami Untuk Kita Semua

Salting (Solusi Aktif Lewat Majalah Dinding)

Program Salting di SMP NEGERI 3 SINGOSARI

Tanggal

Penulis

Rivella Zafaa A.

Andini Kusuma N.

Kiran Ravaisa T.A

Hawwa Salzabila

Daftar Isi :

Pendahuluan1. Latar belakang program salting
2. Program inovatif SMP NEGERI 3 SINGOSARI
3. Tujuan program
Deskripsi Program Salting1. Tujuan program SALTING
2. Proses pembuatan
3. Isi mading
4. Kompetisi siswa pembaca mading
5′ Lokasi mading
6. Harapan kedepannya
Cerpen: Bayangan Luka Masalalu1. Sinopsis cerpen

SMP Negeri 3 Singosari dengan bangga berkolaborasi bersama tim Trakindo, OSIS, serta didampingi oleh guru BK, menghadirkan berbagai program inovatif untuk mendukung kesehatan mental siswa. Kami berinovasi dengan menciptakan program yang relevan dengan kebutuhan kesehatan mental remaja saat ini, di antaranya:

  1. SALTING (Solusi Aktif Lewat Majalah Dinding)
    Media visual interaktif yang menyajikan artikel, cerpen, tips, dan informasi penting terkait kesehatan mental. Program ini menjadi ruang edukasi sekaligus inspirasi bagi siswa untuk mengenali dan mengatasi isu seperti perundungan ( bullying).
  2. Kotak Dering (Dengar dan Sharing)
    Wadah bagi siswa untuk berbagi pengalaman secara anonim dan mendapatkan solusi dari guru BK atau konselor sekolah.
  3. Jari Kelingking (jumpa sehari dalam kegiatan pengenalan lingkungan dan parenting)
    Kegiatan sehari untuk mengenalkan lingkungan sekolah dan mempererat hubungan antara siswa, orang tua, dan sekolah melalui kegiatan parenting yang inklusif.
  4. Dunia Tipu-Tipu (keputraan dan keputrian)
    Program yang dirancang khusus untuk keputrian dan keputraan yang bertujuan mendukung pengembangan karakter serta potensi siswa di berbagai bidang.

Sebuah inovasi tidak akan muncul tanpa sebuah tujuan. Berikut tujuan dari inovasi program kerjasama yaitu :

  1. Meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental di lingkungan sekolah.
  2. Menciptakan ruang aman untuk berbicara dan berbagi pengalaman.
  3. Memberikan solusi kreatif untuk kesehatan mental.
  4. Meningkatkan pemahaman tentang dinamika tentang permasalahan siswa.
  5. Mempererat komunikasi antara orang tua dan sekolah.
  6. Menciptakan budaya peduli dan mendukung kesehatan mental di sekolah.
  7. Meningkatkan ketahanan emosional dan mental siswa.

Kali ini tim kami akan menjelaskan dengan rinci mengenai program SALTING (Solusi Aktif Lewat Majalah Dinding) .

Tujuan utama program SALTING adalah menyediakan solusi kesehatan mental yang mudah diakses oleh siswa melalui media visual.

Majalah dinding yang dipasang di area sekolah menyajikan berbagai konten menarik, seperti artikel informatif, tips praktis, cerpen inspiratif, serta pengumuman kegiatan atau diskusi yang dapat diikuti oleh siswa. Dengan demikian, SALTING berperan sebagai media edukasi sekaligus sarana untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental.

SALTING dirancang oleh tim Mading yang terdiri atas:
Hawwa Salzabilla, Laysachyta Aquila Adis, Rafael Putra Marera, Chesillya Frizka, dan Wahyu Pratama. Program ini dikerjakan selama satu minggu, mulai tanggal 11 Februari hingga 18 Februari 2025 , dan resmi diaktifkan serta dipromosikan pada tanggal 20 Februari 2025. Berikut lokasi dan Isi Mading:

Mading Pertama

depan ruang BK :

Memuat artikel informatif dan tips seputar perundungan ( bullying ). Seperti pengertian, dampak, sebab akibat dan cara mengatasi bullying dan kenakalan remaja lainnya.

Mading Kedua

samping lab fisika :

Menyajikan cerpen karya Hawwa Salzabilla yang menggambarkan pengalaman terkait bullying.

Mading Ketiga

depan kelas 7H-7J :

Menampilkan dokumentasi deklarasi anti-bullying serta kelanjutan cerita dari Mading Kedua.

Selain itu, SALTING juga mengadakan tantangan (challenge) untuk siswa/siswi dengan teknis seperti yang tercantum pada gambar dibawah ini.

Program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih suportif di sekolah, membantu siswa memahami berbagai isu penting, serta mendorong semangat literasi dan partisipasi siswa.

Di dalam Mading terdapat cerpen karya Hawwa Salzabilla berjudul “Bayangan Luka Masa Lalu” . Penasaran dengan ceritanya?

Berikut sinopsis dari cerita pendek “Bayangan Luka Masa Lalu” :

Bayangan pertama bercerita tentang Naya — seorang siswi SMA yang pendiam dan kerap menjadi korban bullying di sekolah. Setiap hari, ia harus menghadapi hinaan, ejekan, dan perlakuan tidak adil dari teman-temannya, terutama dari geng yang dipimpin oleh Gina. Perlahan, kepercayaan dirinya hilang, dan Naya merasa semakin terpojok.

Di tengah keterpurukan itu, hadir Arga, seorang murid baru yang juga menyimpan luka dari masa lalunya. Arga melihat dirinya dalam sosok Naya, dan menawarkan satu hal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: kesempatan untuk melawan. Bersama-sama, mereka menyusun rencana balas dendam, bukan dengan kekerasan, tetapi dengan strategi yang perlahan membalikkan keadaan.

Namun, semakin jauh mereka melangkah, Naya mulai dihadapkan pada pertanyaan besar: apakah dirinya masih korban, atau telah menjadi sosok yang sama jahatnya dengan mereka yang dulu menyakitinya?

Bayangan pertama adalah sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan pilihan. Sebuah perjalanan batin yang mengajak kita bertanya… saat kesempatan untuk membalas datang, apa yang akan kita lakukan? melanjutkan lingkaran dendam, atau memilih untuk memutusnya?

Penasaran dengan cerita lengkapnya? Yuk baca cerita selengkapnya nya hanya di Mading SMP Negeri 3 Singosari.

#SINEGAJOS #OSPENTISJAYA #OSISG17

“Salting bukan hanya soal canggung, tapi tentang keberanian untuk mulai, kejujuran untuk mengakui, dan langkah kecil untuk menjaga kesehatan mental yang lebih baik!”